Paralel Transformator

Penambahan  beban  pada  suatu  saat menghendaki adanya kerja paralel diantara  transformator.  Tujuan  utama  kerja paralel  ialah  supaya  beban  yang  dipikul sebanding  dengan  kemampuan    KVA masing-masing  transformator,  sehingga tidak  terjadi  pembebanan  yang  berlebihan.

Untuk   kerja   paralel   transformator   ini diperlukan beberapa syarat : 
  1. Kumparan  primer  dari  transformator harus  sesuai  dengan  tegangan  danfrekuensi sitem suplai (jala – jala) ;
  2. Polaritas transformator harus sama ;
  3. Perbandingan tegangan  harus  sama ;
  4. Tegangan  impedansi  pada  keadaan beban penuh harus sama ;
  5. Perbandingan    reaktansi    terhadap resistansi sebaiknya sama. 

 Paralel Dua Transformator dalam Keadaan Ideal  

Keadaan  ideal  dari  dua  transformator mempunyai  perbandingan  tegangan  sama  dan  mempunyai  segitiga  tegangan impedansi yang sama dalam ukuran dan bentuk. 
Segitiga    ABC    menunjukkan    segitiga tegangan   impedansi   yang   sama   dari kedua  transformator.  Arus AI dan BI dari  masing-masing  transformator  sefasa dengan arus beban I dan berbanding  terbalik  terhadap  masing-masing  impedansinya, 

 Paralel Transformator  PerBandingan Tegangan Sama

Diasumsikan      tegangan   tanpa   beban dari   kedua   transformator   dari   kedua sekunder sama EA = EB = E, tidak adaperbedaan fasa antara AE dan BE, hal ini   dapat   dilakukan   jika   arus   mag-netisasi  dari  kedua  transformator  tidakterlampau   jauh   berbeda   antara   yangsatu   dengan   yang   lainnya.   Dibawahkondisi ini, kedua sisi primer dan sekun-der dari kedua transformator dapat dihu-bungkan  secara  paralel  dan  tidak  adaarus   sirkulasi   antara   keduanya   saattanpa beban.   

0 Response to Paralel Transformator

Post a Comment